[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
PENDAHULUAN
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh..
Semangatt Pagiii,
APA KABAR SEMUA....????
Kembali, saya Im Suryani, manajer 18%, anak didik dari Ibu Director Nia Putu, akan membawakan materi training malam ini.
Dalam kesempatan kali ini saya ingin mengajak teman-teman untuk bersama-sama belajar bagaimana mengatur 24 jam sehari kita. Semua manusia punya porsi yang sama dari Yang Maha Kuasa dengan 24 jam sehari ini kan yaa. Lantas, bagaimana cara menyiasati dan “TAKE CONTROL” waktu kita supaya bukan kita yang diperbudak oleh waktu, tapi kita lah pengendalinya. Yupp, pengendali waktu supaya hari-hari kita selalu produktif dan bukan terlena dengan letihnya karena pekerjaan yang ternyata justru kurang produktif.
Yuuk kita mulai rapatkan barisan, kosongkan gelas agar kita bisa menyerap tiap manfaat ilmunya malam ini.
Silahkan absen dan panggil pasukannya yang lainn yaa...
Seperti biasa, tidak terima setor jempol kilat
Like jika sudah dibaca, tulis di kolom comment jika ada pertanyaan atau sharing pengalaman, sambil tag upline nya yaa.
— bersama Dwi Rubia Fauzan.21 OKTOBER 2015
PENDAHULUAN
Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh..
Semangatt Pagiii,
APA KABAR SEMUA....????
Kembali, saya Im Suryani, manajer 18%, anak didik dari Ibu Director Nia Putu, akan membawakan materi training malam ini.
Dalam kesempatan kali ini saya ingin mengajak teman-teman untuk bersama-sama belajar bagaimana mengatur 24 jam sehari kita. Semua manusia punya porsi yang sama dari Yang Maha Kuasa dengan 24 jam sehari ini kan yaa. Lantas, bagaimana cara menyiasati dan “TAKE CONTROL” waktu kita supaya bukan kita yang diperbudak oleh waktu, tapi kita lah pengendalinya. Yupp, pengendali waktu supaya hari-hari kita selalu produktif dan bukan terlena dengan letihnya karena pekerjaan yang ternyata justru kurang produktif.
Yuuk kita mulai rapatkan barisan, kosongkan gelas agar kita bisa menyerap tiap manfaat ilmunya malam ini.
Silahkan absen dan panggil pasukannya yang lainn yaa...
Seperti biasa, tidak terima setor jempol kilat
Like jika sudah dibaca, tulis di kolom comment jika ada pertanyaan atau sharing pengalaman, sambil tag upline nya yaa.
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
1. Pentingnya Waktu
Kadang kita memang tidak sadar ya, kalau waktu itu sangat penting. Jadi kecenderungan untuk menyepelekan, dan lebih sering menunda-nunda pekerjaan. Nah kalau sudah begitu, akhirnya di belakang-belakangnya yang ada perasaan menyesal. Ini karena waktu itu tidak bisa KEMBALI barang satu detik pun, apalagi DISIMPAN.
Ya, waktu itu MISTERI. Tidak ada satupun yang tahu kapan ada habisnya. Naah...mulai sekarang yuuk belajar untuk menghargai waktu. Dengan begitu kita berarti menghargai hidup kita. Karena waktu itu sama dengan HIDUP.
21 OKTOBER 2015
1. Pentingnya Waktu
Kadang kita memang tidak sadar ya, kalau waktu itu sangat penting. Jadi kecenderungan untuk menyepelekan, dan lebih sering menunda-nunda pekerjaan. Nah kalau sudah begitu, akhirnya di belakang-belakangnya yang ada perasaan menyesal. Ini karena waktu itu tidak bisa KEMBALI barang satu detik pun, apalagi DISIMPAN.
Ya, waktu itu MISTERI. Tidak ada satupun yang tahu kapan ada habisnya. Naah...mulai sekarang yuuk belajar untuk menghargai waktu. Dengan begitu kita berarti menghargai hidup kita. Karena waktu itu sama dengan HIDUP.
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
2. Manajemen Waktu
Waktu itu tidak elastis. Waktu tidak bisa diatur. Yang bisa kita atur adalah "penggunaannya". Memanfaatkan dan mengelola penggunaan waktu agar seefektif mungkin, supaya semua pekerjaan berhasil diselesaikan.
Banyak yang lebih berhasil dari pada kita, padahal sama2 punya waktu 24 jam. Itu tandanya banyak hal-hal yang mereka lakukan dan belum kita lakukan.
Manajemen waktu lebih pada MENGATUR PRIORITAS pekerjaan, mana yang harus SEGERA dikerjakan, mana yang bisa dikerjakan NANTI, mana yang bisa dilakukan dengan bantuan orang lain (DELEGASI) dan mana yang TIDAK PERLU dikerjakan.
Manajemen waktu juga masalah PRIORITAS HIDUP. apakah sampai dengan saat ini kita sudah maksimal?? Ingin yang lebih baik?
Jika jawabannyanya adalah IYA. Maka kita harus melakukan PERUBAHAN!!!
MERASA HIDUP BIASA SAJA? BISA JADI KARENA KITA MELAKUKAN HAL YANG BIASA-BIASA SAJA.
INGIN HASIL YANG LUAR BIASA??? LAKUKAN HAL YANG LEBIH DARI BIASANYA!!
21 OKTOBER 2015
2. Manajemen Waktu
Waktu itu tidak elastis. Waktu tidak bisa diatur. Yang bisa kita atur adalah "penggunaannya". Memanfaatkan dan mengelola penggunaan waktu agar seefektif mungkin, supaya semua pekerjaan berhasil diselesaikan.
Banyak yang lebih berhasil dari pada kita, padahal sama2 punya waktu 24 jam. Itu tandanya banyak hal-hal yang mereka lakukan dan belum kita lakukan.
Manajemen waktu lebih pada MENGATUR PRIORITAS pekerjaan, mana yang harus SEGERA dikerjakan, mana yang bisa dikerjakan NANTI, mana yang bisa dilakukan dengan bantuan orang lain (DELEGASI) dan mana yang TIDAK PERLU dikerjakan.
Manajemen waktu juga masalah PRIORITAS HIDUP. apakah sampai dengan saat ini kita sudah maksimal?? Ingin yang lebih baik?
Jika jawabannyanya adalah IYA. Maka kita harus melakukan PERUBAHAN!!!
MERASA HIDUP BIASA SAJA? BISA JADI KARENA KITA MELAKUKAN HAL YANG BIASA-BIASA SAJA.
INGIN HASIL YANG LUAR BIASA??? LAKUKAN HAL YANG LEBIH DARI BIASANYA!!
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
3. Contoh Sukses
Pernah merasa gregetan nggak sih, kalau ada downline kita bilang lagi sibuuk bangett, nggak ada waktu buat sekedar online atau rajin training. Nggak bisa jualan karena anak nggak mau ditinggal. Dan seterusnya dan seterusnya..
Mari kita akui sama2, justruu para leader2 dBCN-ers itu sejauh saya amati adalah orang-orang yang pada dasarnya juga punya kesibukan beruntun.
Mari kita lihat, Director Nia Putu. Ibu dengan seorang anak balita ini juga merupakan karyawan swasta di salah satu universitas di Tangerang. Hampir setiap hari, Nia Putu mengawali aktivitasnya jauh sebelum ayam jantan berkokok, dan baru sampai di rumah kembali lama setelah matahari tenggelam. Di sela kesibukannya sebagai karyawan swasta, Nia Putu selalu menyempatkan diri untuk melakukan kewajiban-kewajibannya sebagai leader.
Begitu pun dengan krincingan hebat Vici Lauda. Tittle Director juga sudah disandang oleh ibu rumah tangga tulen asal Klaten ini. Sebelumnya, Vici Lauda juga merupakan karyawan swasta dari bank terbesar di Indonesia, dan memutuskan untuk resign demi menemani putranya di rumah. Saat ini, jadwal hariannya juga padat merayap. Karena Vici Lauda juga mengelola SPO yang tak pernah sepi (yang belum paham SPO, tanya upline-nya,yaahh..).
Ya, kembali lagi mereka hanya punya waktu 24 jam sehari, sama dengan kita. Semua memang butuh pengorbanan.
Kalau mau bisnis Oriflame ini berhasil, yaa brarti sebaiknya kita siap-siap berkorban tenaga dan waktu (serius), karena kalau waktu yang notabene GRATIS saja nggak bisa,
Gimana yang lain?
— bersama Nia Putu dan Vici Lauda.21 OKTOBER 2015
3. Contoh Sukses
Pernah merasa gregetan nggak sih, kalau ada downline kita bilang lagi sibuuk bangett, nggak ada waktu buat sekedar online atau rajin training. Nggak bisa jualan karena anak nggak mau ditinggal. Dan seterusnya dan seterusnya..
Mari kita akui sama2, justruu para leader2 dBCN-ers itu sejauh saya amati adalah orang-orang yang pada dasarnya juga punya kesibukan beruntun.
Mari kita lihat, Director Nia Putu. Ibu dengan seorang anak balita ini juga merupakan karyawan swasta di salah satu universitas di Tangerang. Hampir setiap hari, Nia Putu mengawali aktivitasnya jauh sebelum ayam jantan berkokok, dan baru sampai di rumah kembali lama setelah matahari tenggelam. Di sela kesibukannya sebagai karyawan swasta, Nia Putu selalu menyempatkan diri untuk melakukan kewajiban-kewajibannya sebagai leader.
Begitu pun dengan krincingan hebat Vici Lauda. Tittle Director juga sudah disandang oleh ibu rumah tangga tulen asal Klaten ini. Sebelumnya, Vici Lauda juga merupakan karyawan swasta dari bank terbesar di Indonesia, dan memutuskan untuk resign demi menemani putranya di rumah. Saat ini, jadwal hariannya juga padat merayap. Karena Vici Lauda juga mengelola SPO yang tak pernah sepi (yang belum paham SPO, tanya upline-nya,yaahh..).
Ya, kembali lagi mereka hanya punya waktu 24 jam sehari, sama dengan kita. Semua memang butuh pengorbanan.
Kalau mau bisnis Oriflame ini berhasil, yaa brarti sebaiknya kita siap-siap berkorban tenaga dan waktu (serius), karena kalau waktu yang notabene GRATIS saja nggak bisa,
Gimana yang lain?
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
4. Membuat To Do List
Salah satu cara untuk mensiasati keunikan WAKTU adalah dengan mengaturnya. Yaitu dengan membuat to do list.
Uda sering baca status2 di facebook? Banyak ya, yang suka posting kata2 TDL alias to do list. Apa yang terlintas? Sok sibuk? Atau justru salut? Hehehhe..
To do list yg biasa kita singkat TDL adalah semacam catatan kecil apa yang akan kita lakukan hari ini. Bukan sekedar gaya2an yaaa ehehhe..
Dengan TDL ini kita akan lebih terarah dan jadi inget mesti ngapain aja hari ini.
Hayoo siapa yang sampai hari ini belum punya to do list. Kalau bisa nih, kita buat harian, mingguan atau bulanan sekalian.
Yuk segera praktek aja yuk... ambil kertas, catat apa saja yang mau kita kerjakan besok. Terus tempel di tempat yang mudah dilihat ya. Buat duplikatnya juga di handphone yang biasa kita bawa kemana2.
21 OKTOBER 2015
4. Membuat To Do List
Salah satu cara untuk mensiasati keunikan WAKTU adalah dengan mengaturnya. Yaitu dengan membuat to do list.
Uda sering baca status2 di facebook? Banyak ya, yang suka posting kata2 TDL alias to do list. Apa yang terlintas? Sok sibuk? Atau justru salut? Hehehhe..
To do list yg biasa kita singkat TDL adalah semacam catatan kecil apa yang akan kita lakukan hari ini. Bukan sekedar gaya2an yaaa ehehhe..
Dengan TDL ini kita akan lebih terarah dan jadi inget mesti ngapain aja hari ini.
Hayoo siapa yang sampai hari ini belum punya to do list. Kalau bisa nih, kita buat harian, mingguan atau bulanan sekalian.
Yuk segera praktek aja yuk... ambil kertas, catat apa saja yang mau kita kerjakan besok. Terus tempel di tempat yang mudah dilihat ya. Buat duplikatnya juga di handphone yang biasa kita bawa kemana2.
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
5. Contoh To Do List
To do list dibuat simple aja. Contoh di slide juga bisa dijadikan sebagai acuan. Tentunya disesuaikan dengan kondisi masing-masing yaa..
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
6. Membuat Prioritas
Setelah ditulis semua to do list nya, selanjutnya kita mulai pilah-pilah berdasarkan prioritas.
Jangan lupa juga pisahkan to do list kantor , rumah/keluarga dan Oriflame.
Kerjakan dari yang paling PENTING. Dan satu lagi nih yang paling penting. Kerjakan yang PALING TIDAK DISUKAI dulu.
Karena mengerjakan hal yang tidak disukai biasanya awal kita menunda pekerjaan. Nah kalau dikejarkan lebih awal pasti energi kita masih sangat oke.
Ingat! Cara paling mudah menyelesaikan pekerjaan adalah dengan mulai mengerjakannya!
Jangan blenger duluan ketika melihat sederet to do list yang sudah kita buat sendiri, kerjakan satu-satu.
Bukan menunda-nunda yang akhirnya malah menumpuk pekerjaan yang sama artinya dengan menumpuk masalah.
Ilustrasi Time Matrix
Berikut ini gambar ilustrasi yang bisa menjadi salah satu panduan kita untuk memetakan mana pekerjaan yang harus segera dikerjakan (DO IT NOW), mana yang bisa didelegasikan, mana yang masih bisa diatur waktunya untuk dikerjakan nanti setelah yang paling penting diselesaikan terlebih dahulu dan mana yang tidak perlu kita kerjakan sama sekali, berdasarkan tingkat kepentingan dan urgency.
Semoga bermanfaat.
21 OKTOBER 2015
6. Membuat Prioritas
Setelah ditulis semua to do list nya, selanjutnya kita mulai pilah-pilah berdasarkan prioritas.
Jangan lupa juga pisahkan to do list kantor , rumah/keluarga dan Oriflame.
Kerjakan dari yang paling PENTING. Dan satu lagi nih yang paling penting. Kerjakan yang PALING TIDAK DISUKAI dulu.
Karena mengerjakan hal yang tidak disukai biasanya awal kita menunda pekerjaan. Nah kalau dikejarkan lebih awal pasti energi kita masih sangat oke.
Ingat! Cara paling mudah menyelesaikan pekerjaan adalah dengan mulai mengerjakannya!
Jangan blenger duluan ketika melihat sederet to do list yang sudah kita buat sendiri, kerjakan satu-satu.
Bukan menunda-nunda yang akhirnya malah menumpuk pekerjaan yang sama artinya dengan menumpuk masalah.
Ilustrasi Time Matrix
Berikut ini gambar ilustrasi yang bisa menjadi salah satu panduan kita untuk memetakan mana pekerjaan yang harus segera dikerjakan (DO IT NOW), mana yang bisa didelegasikan, mana yang masih bisa diatur waktunya untuk dikerjakan nanti setelah yang paling penting diselesaikan terlebih dahulu dan mana yang tidak perlu kita kerjakan sama sekali, berdasarkan tingkat kepentingan dan urgency.
Semoga bermanfaat.
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
7. Mendelegasikan
Delegasi ini berbeda dengan perintah. Kalau perintah itu tidak memberikan tanggung jawab, tapi instruksi.
Contoh untuk IRT seperti saya, kalau untuk pekerjaan rumah, sementara ini yang bisa saya delegasikan ke ART adalah setrika (2 hari sekali) dan bersih2 rumah lanjut momong 2 anak saya di sore hari (setiap hari). Jadi, energy dan waktu yang kita punya bisa kita spare ke hal lain yang memang prioritas untuk kita kerjakan sendiri. Ibu-ibu bekerja dari rumah juga perlu professional lho kalo menurut saya, karena ini bisnis besar, jadi saya asumsikan benar2 seperti bekerja dengan bos besar (siapa bosnya?? Hayoo)
Kalau di Oriflame, kita bisa mendelegasikan pada leader-leader kita. Beri kewenangan dan tanggung jawab pada downline untuk mengecek member-member baru, getting started (dihandle langsung oleh manager up) dan follow up mereka.
Jadi, JANGAN KERJAKAN SENDIRI, TAPI JUGA JANGAN MELEMPARKAN TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA PADA ORANG LAIN. DELEGASI=EVALUASI=KONTRIBU SI
21 OKTOBER 2015
7. Mendelegasikan
Delegasi ini berbeda dengan perintah. Kalau perintah itu tidak memberikan tanggung jawab, tapi instruksi.
Contoh untuk IRT seperti saya, kalau untuk pekerjaan rumah, sementara ini yang bisa saya delegasikan ke ART adalah setrika (2 hari sekali) dan bersih2 rumah lanjut momong 2 anak saya di sore hari (setiap hari). Jadi, energy dan waktu yang kita punya bisa kita spare ke hal lain yang memang prioritas untuk kita kerjakan sendiri. Ibu-ibu bekerja dari rumah juga perlu professional lho kalo menurut saya, karena ini bisnis besar, jadi saya asumsikan benar2 seperti bekerja dengan bos besar (siapa bosnya?? Hayoo)
Kalau di Oriflame, kita bisa mendelegasikan pada leader-leader kita. Beri kewenangan dan tanggung jawab pada downline untuk mengecek member-member baru, getting started (dihandle langsung oleh manager up) dan follow up mereka.
Jadi, JANGAN KERJAKAN SENDIRI, TAPI JUGA JANGAN MELEMPARKAN TANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA PADA ORANG LAIN. DELEGASI=EVALUASI=KONTRIBU
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
8. Membuat dan "MERAWAT" Agenda
Naah jika TDL itu berisi tentang kegiatan harian, kalo agenda berisi tentang jadwal acara/ kegiatan yang harus diikuti/ dikerjakan berdasarkan waktu dan bersifat jangka panjang.
Masukkan semua jadwal yang berhubungan dengan kita seperti jadwal suami/ istri, anak, jadwal kegiatan kantor dan kegiatan Oriflame tentunya.
21 OKTOBER 2015
8. Membuat dan "MERAWAT" Agenda
Naah jika TDL itu berisi tentang kegiatan harian, kalo agenda berisi tentang jadwal acara/ kegiatan yang harus diikuti/ dikerjakan berdasarkan waktu dan bersifat jangka panjang.
Masukkan semua jadwal yang berhubungan dengan kita seperti jadwal suami/ istri, anak, jadwal kegiatan kantor dan kegiatan Oriflame tentunya.
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
9. Jangan Menunda!!
Hohoo, ini kalimat sakti tapi juga kadang kalimat yang sering dilanggar. Padahal ni ya, makin sering kita menunda, makin menumpuklah to do list kita untuk hari-hari berikutnya.
Sudah tahu kan ya kalau waktu itu TIDAK BISA KEMBALI, tidak bisa DISIMPAN untuk nanti dan tidak bisa DIPERBAIKI.
Kerjakan satu per satu to do list kita. Mengejar impian kita juga harus berkejaran dengan waktu.
Disiplin dengan diri sendiri, untuk kemudahan kita sendiri juga. Deal??
21 OKTOBER 2015
9. Jangan Menunda!!
Hohoo, ini kalimat sakti tapi juga kadang kalimat yang sering dilanggar. Padahal ni ya, makin sering kita menunda, makin menumpuklah to do list kita untuk hari-hari berikutnya.
Sudah tahu kan ya kalau waktu itu TIDAK BISA KEMBALI, tidak bisa DISIMPAN untuk nanti dan tidak bisa DIPERBAIKI.
Kerjakan satu per satu to do list kita. Mengejar impian kita juga harus berkejaran dengan waktu.
Disiplin dengan diri sendiri, untuk kemudahan kita sendiri juga. Deal??
[ET CONSULTANT-TIME MANAGEMENT]
21 OKTOBER 2015
10. Penutup
Yaakk, 9 slide sudah meluncur ya teman-teman. Ilmu tentang Manajemen Waktu ini juga masih menjadi pembelajaran untuk saya. Jadi pengingat lagi untuk selalu disiplin. Karena umur orang tua kita terus bertambah, anak-anak semakin besar, dan inflasi di Indonesia yang hobi naik gunung.
Berkejaran dengan waktu untuk bersegera membahagiakan orang-orang tercinta, masih relakah kita untuk selalu menunda-nunda pekerjaan penting kita di bisnis ini?
Bisnis besar, peluang untuk mendekatkan impian besar kita, sudah sepantasnya untuk kita prioritaskan space waktunya.
Jadi, sudah punya quota berapa jam kah untuk Oriflame hari ini?
Sampai jumpa lagi di sharing berikutnyaa.
Im Suryani.
21 OKTOBER 2015
10. Penutup
Yaakk, 9 slide sudah meluncur ya teman-teman. Ilmu tentang Manajemen Waktu ini juga masih menjadi pembelajaran untuk saya. Jadi pengingat lagi untuk selalu disiplin. Karena umur orang tua kita terus bertambah, anak-anak semakin besar, dan inflasi di Indonesia yang hobi naik gunung.
Berkejaran dengan waktu untuk bersegera membahagiakan orang-orang tercinta, masih relakah kita untuk selalu menunda-nunda pekerjaan penting kita di bisnis ini?
Bisnis besar, peluang untuk mendekatkan impian besar kita, sudah sepantasnya untuk kita prioritaskan space waktunya.
Jadi, sudah punya quota berapa jam kah untuk Oriflame hari ini?
Sampai jumpa lagi di sharing berikutnyaa.
Im Suryani.












0 komentar:
Posting Komentar