Home » » Menetapkan Target

Menetapkan Target

Smangat paaaaggiiiii….
Assalamu’alaikuuuuummm…
Salam sejahtera buat kita semua, teman-temaaann..

Perkenalkaaaann.. nama saya Im Suryani, sering dipanggil IIm. Saya manajer senior di jaringan Ibu Diamond Nadia Citra dan Ibu Director Nia Putu.

Teman-temaaaan, materi training kita malam ini adalah ‘Menetapkan Target’. Apa itu target? Cukup kenalkah kita dengan target? Mengerikan kah target itu?

Naah, mari kita bahas bersama-sama... Leaders, tolong dibantu menggandeng amanah-amanahnya, yaaahh.. Dan silakan absen dengan men-tag upline temen-temen. Yuks marriiiiiiiii..

Target yang Jelas SETIAP AWAL BULAN

Temen-temen, biasakan di setiap awal katalog, temen-temen semua bersama coreteam kembali memperkenalkan diri dengan target dan kondisi kekuatan jaringan masing-masing, ya.

Setelah itu, temen-temen sebagai leadernya harus bisa melakukan screening satu per satu secara menyeluruh. Belum punya downline? Langsung tanyakan pada upline-nya bagaimana cara merekrut dan meyakinkan orang lain, yaahh..

Sudah punya downline tapi baru sedikit? Baguuuss..!!!
Biasakan setting target dan mengenali kekuatan jaringan sejak pertama kali bergabung. Tentunya dengan memperkenalkan temen-temen barunya pada bagan success plan, yaaah.

Lalu, gimana sih cara menentukan target?
Ga bisa hanya sekedar:
Ingin jadi SM di semester pertama 2016! atau…
Tahun 2016 sudah memulai kualifikasi Diamond Director!


 
Ngga bisa begituuuu…!!!


Batas Waktu Target

Menentukan target itu harus jelas bulan apa, katalog berapa..
Artinya? Lakukan perencanaan dengan logika dan “Doa” yang bener yaaa..

Misal:
Kalau katalog 2 tahun 2016 Anda adalah manajer 12%,, makaaaaa…
Katalog 3 tahun 2016, Anda bisa menjadi manajer 15%,, sehinggaaaa…
Catalog 4 tahun 2016, Anda adalah manager 18%..
Naaah.. ini akan membuka kesempatan besar Anda menjadi seorang New Senior Manager di Katalog 5 tahun 2016!

Muluk-mulukkah?
Ya ngga papa.. tapi kita kerja per katalog berdasarkan target! Muluk atau engga terserah. Just do it!!

Kenyataannya:
Nadia Meutia 5 bulan jadi SM, alias penghasilan Rp4 jutaan per bulan.
Dini, Sharah, Nadia Citra, Dian Endriana, dalam 1 tahun naik 4 level sekaligus!!
Dian dan Eka dalam waktu 7 bulan gabung sudah langsung buka kualifikasi Spphire Director, alias penghasilan Rp15 juta per bulan..!!! dan mereka berdua adalah peraih Diamond Director tercepat di dunia, dalam waktu lebih kurang 1,5 tahun saja!

Saya bantu ingetin lagi, yah teman-teman... Kalau bikin target itu harus SMART, yaituuu... Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-bound.

Sudah kebayaaang? Monggo silakan temen-temen tuliskan target yang sesuai sama kriteria SMART itu..

BPS (Business Planning Session) di Awal Bulan

Artinya? Tau dan bisa insya Alloh kan, yaaaaahh?

Dalam melakukan BPS, kita harus melakukan perencanaan yg jelas,yah. Gimana supaya jelas? Nah, buat Anda yang rutin melakukan BPS di awal katalog, pasti sudah tau sama step by step berikut ini,kan?

a. Daftar nama-nama yang harus dibangunkan karena non-active 1-3 bulan.
b. Daftar nama-nama NS dan bisa WP1
c. Daftar nama-nama peraih WP1 dan bisa WP2
d. Daftar nama-nama peraih WP2 dan bisa WP3
e. Daftar nama-nama peraih WP3 dan bisa WP4 atau BC
f. Daftar nama-nama non WP1 dan non BC tapi belanja
g. Daftar nama-nama yang akan merekrut dan jumlah rekrutan per-HARI-nya!

Apakah itu di-checklist semua, mba? Yes, pleaseeeeee…
Buat checklist-nya.. dan pastikan Anda punya daftar nama lengkap, email, nomor teleponnya, pin BB-nya sekalian.

Coba jawab pertanyaan berikut:
Siapa saja yang masuk daftar di poin a?
Apakah sudah diingetin?
Kalau belum, kapan akan diingetin?
Via apa ngingetinnya? WA? BBM? Sms? Telpon?
Cek dulu di V4 sebelumnya..


Buat RENCANA KERJA

masih soal ingat mengingatkan… pertanyaan yg tepat saat Anda menjadi upline nanti itu bukan: “Udah belanja belum?”… taaappiiiii
“Eh, jeng, mas, kemarin aku lihat di V4 udh 40BP,yah? Hebaaat,looh!! Setengah jalan ke 100BP, tuuu,” dan seterusnya dan seterusnya..

Kalau target sudah JELAS, maka akan jelas juga harus ngapain. Plan dulu, baru action. Kalau ternyata Anda butuh New Recruit 30 orang yg belanja 100BP dalam 1 katalog untuk naik level, misalnya.

Apa artinya? 1 minggu kira-kira 8-9 orang New Recruit.. tapi biasanya dari 10 orang yg direkrut, belum tentu semuanya menjadi QR, iya ngga? Berarti dalam 1 minggu harus lebih dari 10 orang yang direkrut menjadi NS.

Artinyaaa… 1 hari harus rekrut 2 orang
Artinyaaa… 1 hari harus ngomong atau chatting minimal dengan 5 orang untuk meyakinkan mereka tentang d’BCN dan Oriflame.
Artinyaaa… berapa banyak pending member yang harus Anda punyai dari angka-angka di atas?
Artinyaaa...
Berapa banyak modal yang harus dimiliki dan waktu yang harus disiapkan untuk:
1. ketemu orang
2. bikin demo HGH II
3. pasang iklan
4. bikin web, dan sebagainya

Kalau target tidak jelas, cara kerja pun tak jelas, modal juga otomatis tidak jelas. Hasilnya? Berantakan!!! ?
So, lets make a plan, yuks! Rencanakan dengan berani. Apa targetnya. Bikin list harian tentang apa saja yang harus dilakukan berdasarkan target.

Menentukan Arah RENCANA KERJA

Yuks jauhkan diri temen-temen semua dari pikiran semacam ini:
“Duh, enak ya mba Dini Shanti punya web A, B, C.. pasti prospeknya banyak. Ntar dulu… Anda tau ngga modal belajar dan kerja mengurus web web itu? Apa aja yang harus dilakukan dengan web web itu? Ada waktu, energi, dan modal yang dibutuhkan untuk mempelajari bagaimana membuat web yang menghasilkan.

Siapkah temen-temen melakukan yang mba Dini Shanti lakukan setiap harinya?

Atau ada yang komen:
“Keren ya mba Widya Putri, selalu bikin beauty demo di Kantor Pajak.. kantor Telkom…” Terus langsung berpikir keras gimana masukin proposal, dst…

Bentaaaarr…
Harus tau dulu siapa targetnya di sana.
Berapa orang?
Kira-kira dengan 1 kali beauty demo akan kena ke berapa orangkah?
Berapa yang berani temen-temen targetkan closing jadi NS? Dan itu semua ada modalnya.
Siapkah bekerja seperti mba Widya Putri?


Target–Plan–Action

Beranikan diri untuk bertarget. Beranikan diri untuk berhitung, yaaa.. beranikan diri untuk tau betul:
a. berapa tenaga, waktu, dan modal yang harus temen-temen keluarkan pada catalog tersebut
b. rencanakan di setiap AWAL KATALOG
c. checklist di setiap HARI KATALOG berjalan
d. review di setiap 7 HARI KATALOG berjalan

Kok ngerjain MLM jadi susah mbaaaaa?

Hmmm.. ngga pernah janjiin ini sesuatu yang mudah. Ini ada capekknyaaa.. tapiii, Insya Alloh kalo dibandingin dengan modal dan usaha orang lain untuk menghasilkan apa yg mba Nadia Meutia, Dini Shanti, Sharah Sugarda, ataupun Nadia Citra dapetin sekarang (not to mention the cars), saya percaya ini jauh LEBIH MUDAH insya Alloh. Artinyaaaa… para leader di atas itu sudah membuktikan, bahwa pilihan yang mereka ambil untuk ngga takut capek bisa mengubah hidup orang-orang yang mereka sayangi.

Penutup

Alhamdulillah sudah selesai materi Menetapkan Target kali ini. Jika ada pertanyaan, silakan ditulis di kolom comment pada masing-masing slide, yaah..

Terima kasiih..

Salam berkah berlimpah manfaat...!! ^o^
 

0 komentar:

Posting Komentar